evalinakezia.blogspot.com
Perencanaan sumber daya perusahaan, atau sering disingkat ERP dari istilah bahasa Inggrisnya, enterprise resource planning, adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan.
Sejarah
ERP berkembang dari Manufacturing Resource Planning (MRP II) dimana MRP II sendiri adalah hasil evolusi dari Material Requirement Planning (MRP) yang berkembang sebelumnya. Sistem ERP secara modular biasanya menangani proses manufaktur, logistik, distribusi, persediaan (inventory), pengapalan, invoice dan akuntasi perusahaan. Ini berarti bahwa sistem ini nanti akan membantu mengontrol aktivitas bisnis seperti penjualan, pengiriman, produksi, manajemen persediaan, manajemen kualitas dan sumber daya manusia.
Karakter Sistem
ERP sering disebut sebagai Back Office System yang mengindikasikan bahwa pelanggan dan publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini. Berbeda dengan Front Office System yang langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-Commerce, Customer Relationship Management (CRM), e-Government dan lain-lain.
Modul ERP
Secara modular, software ERP biasanya terbagi atas modul utama yakni Operasi serta modul pendukung yakni Finansial dan akuntasi serta Sumber Daya Manusia
Diksi, dalam arti aslinya dan pertama, merujuk pada pemilihan kata dan gaya ekspresi oleh penulis atau pembicara.[rujukan?] Arti kedua, arti “diksi” yang lebih umum digambarkan dengan enunsiasi kata – seni berbicara jelas sehingga setiap kata dapat didengar dan dipahami hingga kompleksitas dan ekstrimitas terjauhnya. Arti kedua ini membicarakan pengucapan dan intonasi, daripada pemilihan kata dan gaya.
Diksi memiliki beberapa bagian; pendaftaran – kata formal atau informal dalam konteks sosial – adalah yang utama. Analisis diksi secara literal menemukan bagaimana satu kalimat menghasilkan intonasi dan karakterisasi, contohnya penggunaan kata-kata yang berhubungan dengan gerakan fisik menggambarkan karakter aktif, sementara penggunaan kata-kata yang berhubungan dengan pikiran menggambarkan karakter yang introspektif. Diksi juga memiliki dampak terhadap pemilihan kata dan sintaks.
Dampak krisis keuangan global telah merambah ke Indonesia. Menurut Departemen Perdagangan, pasar ekspor ke Eropa turun dari 17,1% (2003) menjadi 13,9% (pertengahan 2008); pasar ke Amerika turun dari 14,7% menjadi 11,6%; sedangkan pasar ekspor ke Jepang turun dari 14,4% menjadi 12,5%. Selain itu, yang perlu mendapatkan perhatian adalah kemungkinan membanjirnya berbagai produk luar negeri yang diakibatkan tidak terserapnya produk tersebut di pasar-pasar negara-negara maju seperti Eropa, Jepang dan Amerika.
Menurunnya pasar ekspor dan membanjirnya produk luar tersebut apabila tidak diantisipasi dengan baik akan berimbas pada terganggunya industri nasional kita. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan pertumbuhan produksi industri di Indonesia terutama industri pengolahan besar dan sedang pada triwulan III (2008) hanya naik sebesar 1,6% dari tahun 2007. Hal ini jauh menurun jika dibandingkan dengan kenaikan produksi pada Triwulan III (2007) yang sebesar 5,57 persen dari tahun 2006.